Rabu, 05 Oktober 2011

Komunikasi Grafis

Komunikasi Grafis adalah suatu pekerjaan yang mengerjakan komunikasi visual. Sedangkan Komunikasi Visual adalah sebuah penyampaian dalam bentuk simbol, teks, 2D, 3D.

Adapun program-program yang digunakan oleh desain grafis adalah :
- Photoshop
- Ilustrator
- Page Maker
- Corel Draw
- Free Hand
- Manga

unsur-unsur seni rupa ada 8 :
- Titik yaitu awalan dari sebuah garis
- Garis yaitu kumpulan atau susunan dari titik-titik
- Bentuk
- Bidang
- Ruang
- Warna
- Tekstur
- Gelap & Terang

Typography ialah mengenal teori huruf dan aturan prinsip dasar rancangan dan sebagai desain komunikasi visual sehingga komunikasi menjadi efektif.
Berikut ini adalah jenis-jenis huruf dan tulisan :
  1. Tulisan Piktografi (Tulisan Gambar) ialah tulisan yang berupa rangkaian gambar, merupakan lambang dari benda, kegiatan atau kejadian tertentu dalam kehidupan sehari-hari.
  2. Tulisan Ideograf (Ideowriting) ialah tulisan yang berupa rangkaian gambar atau lambang, dan gambar atau lambang tersebut adalah ungkapan ide yang memiliki arti luas atau gagasan berupa gambar sebagai simbol tapi mengandung cerita.
  3. Tulisan/Huruf Paku (Cuneiform Characters). Para ahli menganggap tulisan ini sebagai tulisan yang pertama kali dibuat oleh manusia, penciptanya ialah bangsa Sumeria/Assyria kemudian digunakan dan dikembangkan lebih lanjut oleh bangsa Babilonia, Persia dan bangsa-bangsa lain. Tulisan ini masih dipakai sampai dimulainya perhitungan abad masehi di Eropa.
  4. Tulisan Hieroglip (Hieroglyphics) ialah tulisan yang diciptakan oleh bangsa Mesir kuno sekitar 5 ribu tahun yang lalu. Pada mulanya tulisan ini merupakan rangkaian gambar dan lambang saja, baru setelah bangsa Mesir bisa membuat Papirus (sejenis kertas) mereka melengkapi tulisan itu dengan 3 buah tanda baca yaitu: tanda kata, tanda bunyi dan tanda pengartian.
  5. Tulisan Cina. Bangsa Cina mulai mengembangkan tulisannya pada abad ke 14 sM. Dalam tulisan Cina setiap lambang mempunyai arti sebuah kata, semuanya ada 40.000 lambang.
  6. Tulisan Punesia (Libanon Kuno). Tulisan bangsa Punesia terdiri dari 22 huruf yang kesemuanya merupakan huruf mati (konsonan). Tulisan ini merupakan tulisan pertama berlaku satu huruf/lambang yang menyatakan satu bunyi bahasa dan mulai dikembangkan sekitar 1.000 tahun sM.
  7. Tulisan Yunani. Dengan kebudayaannya yang sudah cukup tinggi bangsa Yunani mengadaptasi tulisan Punesia menjadi tulisan mereka, setelah mengubah bentuk lambangnya, menambah/mengubah 5 lambang/huruf Punesia menjadi huruf hidup (vocal) dan memulai cara penulisan dari kiri ke kanan, kemudian mereka menetapkan tulisan itu dalam undang-undang Yunani pada sekitar tahun 403 sM.
  8. Tulisan Arab. Huruf-huruf Arab ini sebenarnya berasal dari tulisan bangsa Suriah, setelah dikembangkan maka terdapatlah 30 huruf Arab. Penulisannya dimulai dari kanan ke kiri. Selain itu tiap huruf Arab akan mengalami pengubahan bentuk dalam penulisannya tergantung dari peletakan huruf tersebut dalam kalimat.
  9. Tulisan Romawi. Bangsa Romawi mengadaptasi dan mencampurkan dua jenis tulisan dari dua bangsa yang dijajahnya yaitu tulisan bangsa Yunani dan tulisan bangsa Erutska (penduduk asli Italia selatan). setelah mengkombinasikan dan membuat tanda-tanda yang khas Romawi, mereka melahirkan jenis tulisan baru yang lebih sederhana dan ekspresif. Alfabet Romawi terdiri dari 21 huruf yang semuanya berupa huruf besar (capital Romawi) tanpa mengenal bunyi/huruf J, U, W, Y, Z, H, dan K. kegiatan menulis dengan pena menghasilkan 3 jenis pengembangan huruf Romawi yaitu: huruf Quadrata, huruf Rustica dan huruf Cursiva. Huruf Quadrata dikembangkan menjadi huruf Unciale yang kemudian menjadi cikal bakal huruf kecil (a,b,c,d,e,f,g,h,i,j,k, dan seterusnya).
Berikut ini adalah teori Brewster mengenai warna :
Primer = Merah, Biru, Kuning.
Sekunder = Jingga (Orange), Hijau, Ungu.
Tersier = Merah keungu-unguan, Kuning kehijau-hijauan, Jingga kekuning-kuningan dst.
Netral = Hitam.

warna jingga (orange) merupakan hasil campuran dari warna merah dengan kuning, hijau adalah campuran dari warna biru dengan kuning, dan ungu adalah campuran warna merah dengan biru.

Teori Brewster adalah teori yang menyederhanakan warna yang ada di alam menjadi 4 kelompok warna. Keempat kelompok warna tersebut yaitu: warna primer, sekunder, tersier, dan warna netral. Teori ini pertama kali dikemukakan pada tahun 1831.



1 komentar:

  1. karyamu mannnaaaa?!... >_<

    follow back ya?! biar blogmu bisa otomatis berikabar info baru yg kamu update ke blog saya (^_^)b
    fatimah dan maya cepet untuk lakukan follow...

    BalasHapus